AgendaNewsRilis MediaWawancara

Ketua GMI Kabupaten Banjar: “Kalau Nunggu Pemerintah, Keburu Mati Rakyat Kita!”

Fahrul Zaki, Ketua GMI Kabupaten Banjar apresiasi tingginya antusiasme masyarakat saling tolong menolong menghadapi bencana banjir di Kalimantan Selatan. GMI Kabupaten Banjar sendiri tengah berkolaborasi dengan berbagai komunitas, gerakan organisasi sekolah dan kampus, di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Mereka turun langsung ke rumah warga yang terdampak. “Kalau nunggu Pemerintah, keburu mati rakyat kita,” ujar Fahrul, Senin (19/1).

Mahasiswa semester akhir UIN Antasari ini mengungkapkan rasa senangnya selama turun ke masyarakat karena dapat terlibat membantu secara langsung. GMI Kabupaten Banjar melakukan penggalangan dana. Sejak sekitar 14-18 Januari 2021 GMI Kabupaten Banjar telah berhasil mengumpulkan dana lebih dari 5 juta. Donasi tersebut lalu dialokasikan sepenuhnya untuk kebutuhan prioritas korban banjir seperti makanan, air mineral, dan obat-obatan.

Menurut Fahrul, masih banyak masyarakat di daerah pedalaman Kabupaten Banjar yang terisolir dan belum mendapatkan bantuan. Berdasarkan pantauannya di lapangan, bantuan yang sampai di posko wilayah depan masih belum terdistribusi maksimal hingga ke pedalaman. “Selain mengantarkan ke posko di depan, para relawan juga perlu mengantarkan bantuannya langsung ke rumah-rumah masyarakat korban banjir di pedalaman,”katanya.

Fahrul berharap agar fenomena perjuangan masyarakat menolong masyarakat ini mencuat ke publik. Dia berharap, narasi di media tidak melupakan peran besar relawan dalam membantu sesama masyarakat hanya karena minim publikasi. “Jangan sampai Pemerintah mengklaim paling banyak membantu, seperti di media-media,” pungkasnya.

 

0313
admin

You may also like

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Agenda